Categories
Kubah Masjid

Kubah Masjid merah putih

Masjid merah putih yang direncanakan ini tidak dibangun di Indonesia meskipun bernuansa merah putih sebagai lambang bendera indonesia tetapi Masjid Berwarna-warni terletak secara unik di kota kuno Kolombo, Sri Lanka. Masjid tua, yang dikenal sebagai Masjid Tikus. Di Kolombo, masjid ini juga menjadi ikon wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, terutama dari dunia Islam.

Seperti kebanyakan masjid, masjid di Kolombo ini memiliki menara. Jumlah pasti menara Masjid Al-Far adalah 14 unit. Diketahui bahwa dua kubah berukuran sedang dibangun, sedangkan menara yang tersisa dibangun dalam ukuran kecil. Di setiap sudut langit-langit masjid dilengkapi dengan pengeras suara untuk mengulangi panggilan sholat.

Pembangunan seluruh masjid dapat menampung sekitar 5.000 orang percaya. Masjid Jamul Al-Far adalah masjid tertua dan terbesar di Kolombo, Sri Lanka. Diketahui bahwa pembiayaan pembangunan masjid berasal dari dana Islam lokal.

Mengulang popularitas pengumpul mouse di luar negeri. Karena itu, tidak mengherankan bahwa Masjid Jamiul Alfar muncul kemudian sebagai simbol kota Kolombo setelah pembangunannya. Diketahui bahwa masjid unik ini dibangun pada tahun 1908. Pembangunan masjid ini berlangsung dua tahun. Masjid ini dirancang oleh HI Saibo Lebbe dengan motif bergaris merah atau putih atau dekorasi dinding yang khas. Garis merah dan putih menghiasi bagian luar bangunan masjid. Sedangkan pirus mendominasi masjid dari dalam. Dibandingkan dengan merah, tampaknya lebih dominan daripada putih. Ini membuat Masjid Jamal Al Far juga dikenal sebagai Rathu Palliya atau Samman Jottu Palli, yang semuanya memiliki makna Masjid Merah.

Kubah Masjid serta warna garis-garis di dinding masjid sebenarnya tidak menghilangkan nilai spiritual. Bahkan, merah yang menakjubkan telah menjadi daya tarik. Arsitektur yang dihasilkan juga menawarkan kekayaan budaya Islam, yang menyatu dengan kastil bergaya Inggris yang megah. Masjid Al-Far Mosque penuh dengan toko-toko. Perusahaan yang terlibat adalah perusahaan Islam. Meski berada di mal, Masjid Al-Far tidak tenggelam. Desain arsitektur dan warna-warna berani masjid membuatnya unik. Jadi Masjid Jameh Al-Far terlihat berbeda dan menarik perhatian.

Tidak hanya warnanya yang menarik, tetapi juga bentuk masjidnya. Bentuk Masjid Al-Far mirip dengan Istana Gula. Pada pandangan pertama, merah dicat putih terlihat seperti kue. Padahal, pengaruh arsitek India terhadap masjid kuno ini sangat terkenal. Anda dapat melihatnya dari sentuhan dinasti Mughal dan dari kastil Inggris. Seperti kebanyakan masjid, masjid yang melarikan diri atau Masjid Merah digunakan untuk shalat lima waktu dan juga untuk shalat Jumat.